Kiki Riskadewi's Blog

For sharing and Learning More…

GLOBAL WARMING SEMAKIN MENGANCAM!!!

Hidup bersama alam membuat kita tidak terlepas dari fenomenanya. Banyak sekali fenomena alam yang terjadi baik yang bisa dijelaskan secara teoritis maupun yang tidak. Akhir-akhir ini sering terjadi fenomena aneh yang masih sulit untuk dijelaskan oleh para ahli. Misalnya fenomena hujan darah di Kerala,India yang mengandung DNA bukan manusia, hujan ikan menyerupai katak di Jepang,dll.

Namun, ada 1 fenomena alam yang akan mengancam bumi dan penghuninya yaitu Global Warming. Akhir-akhir ini global warming semakin ramai diperbincangkan karena munculnya kabar yang mengatakan kalau benua es di kutub utara sudah mulai mencair.

Ahli geologi mengatakan “jika es di benua antartika baik di kutub selatan maupun utara mencair, maka permukaan air laut diseluruh dunia akan naik setingi 6 meter.” Tentu saja ini merupakan bencana besar yang mengancam seluruh negara di dunia terlebih Negara kepulauan seperti Indonesia.

Bisa kita bayangkan jika permukaan laut naik setinggi 6 meter. Itu berarti daratan yang tingginya kurang 6 meter dari permukaan laut akan tenggelam dan tentunya luas permukaan laut diseluruh dunia akan bertambah.

Selain mencairnya es di kutub utara, dampak lain dari global warming yang sudah mulai kita rasakan adalah meningkatnya suhu bumi beberapa derajat dan tidak teraturnya cuaca. Terkadang, kita sering merasakan panas yang terik disiang hari tapi dengan mudah berganti menjadi hujan lebat di sore hari. Itu merupakan bagian dari ketidakteraturan cuaca yang diakibatkan oleh Global Warming ini. Akibatnya cuaca menjadi susah untuk diperkirakan.

Kita sebagai penghuni bumi tidak perlu berputus asa. Masih banyak yang bisa kita lakukan untuk tidak memperparah kondisi bumi yang terlanjur rusak oleh tangan kita sendiri. Adapun yang bisa kita lakukan adalah (dikutip dari : kabarinews.com)

1) Batasi Penggunaan kertas
setiap anda menggunakan selembar kertas maka anda telah menebang sebatang pohon. Oleh karena itu gunakan kertas se-efektif .
2. Ganti bola lampu.
Segera ganti bola lampu pijar anda dengan lampu neon. Lampu neon ini membutuhkan energi yang lebih sedikit dibanding lampu pijar. Ingat setiap daya daya listrik yang anda pakai maka anda turut serta menghabiskan sumber daya energi listrik yang kebanyakan berbahan bakar fosil yang tidak dapat diperbarui
3. Hindari Screen Saver
Shut down Komputer anda jika tidak akan digunakan dalam jangka lama. Mengaktifkan screen saver akan memakan energi dan mengeluarkan emisi Co2. Jadi matikan screen saver anda sekarang!
4. Periksa tekanan ban
Setiap anda ingin bepergian jangan lupa memeriksa tekanan ban kendaraan anda. ban yang kurang angin akan memperlambat laju kendaraan dan akhirnya akan membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak.
5. Buka jendela lebar-lebar
Kebanyakan emisi atau gas buang berasal dari AC, kulkas, kompor gas atau refrigerator. Bukalah jendela lebar-lebar karena sirkulasi udara yang terjebak dapat mengkonsumsi energi.
6. Gunakan pupuk organik.
Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen, yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK (Gas Rumah Kaca) 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika anda hobi berkebun gunakanlah pupuk organik. Disamping aman, murah pula.
7. Tanamlah rumpun bambu
Pepohonan memang terbukti mampu menyerap CO2, tetapi ternyata pohon atau rumpun bambu mampu menyerap CO2 empat kali lebih banyak dari pohon-pohon lain.
8. Naik kendaraan umum
Jika kita menggunakan kendaran umum maka kita mengurangi emisi gas rumah kaca, karena dalam satu kendaraan umum bisa mengangkut puluhan orang, dan itu sangat hemat energi.
9. Kurangi makan daging sapi
Daging sapi juga menyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup signifikan. Setiap kilogaram daging sapi yang kita makan, setara dengan menyalakan bola lampu 20 watt selama 20 hari.
10. Jangan pakai kantong plastik
Efek Gas rumah kaca yang ditimbulkannya juga cukup besar. Maka beralihlah ke kantong kain, misal dari kain serat alami.
11. Membeli produk lokal
Produk lokal tentu tidak memerlukan jalur distribusi yang panjang dan membutuhkan banyak bahan bakar. Ini berarti mengurangi emisi CO2 yang dikeluarkan mobil-mobil pengangkutnya. Kemudian belilah produk sayuran atau buah-buahan sesuai musimnya. Ini akan menghemat biaya transportasi dan menghindari harga jual yang mahal.
12. Hidup efisien
Hiduplah seefisien mungkin, gunakan sedikit energi, komsumsilah sedikit makanan, tinggalkan pola hidup konsumtif, ramahlah terhadap lingkungan, sedikit bicara lebih banyak berpikir, dan sebagainya.
13. Mengemudi cerdas
Hindari perjalanan yang panjang dan menghabiskan waktu, bila mungkin memotong jalan lakukanlah. Kurangilah aktifitas yang menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah jalan-jalan alternative yang bebas macet dan tidak mengkonsumsi energi. Bila anda menunggu, matikan mesin sebab gas buangan tetap keluar sementara bahan bahan bakar terpakai.
14. Pakai baju bekas
Tak perlu malu memakai baju bekas atau baju warisan orang tua. Dengan mengurangi membeli pakaian baru maka anda membantu mengurangi pemakaian listrik di pabrik pakaian.
Apalagi banyak bahan kain sintetis yang mengandung minyak bumi. Bahkan katun yang berasal dari kapas ternyata mengandung pestisida.

Single Post Navigation

2 thoughts on “GLOBAL WARMING SEMAKIN MENGANCAM!!!

  1. beli produk lokal dapat mengurangi global warming?
    good idea!

  2. risa wulandari on said:

    ” Like this saai.. :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: