Kiki Riskadewi's Blog

For sharing and Learning More…

ISOLASI LEMAK COKELAT DARI BUBUK COKELAT

Siapa sih yang gag kenal tanaman cokelat plus hasil olahannya? Malah daerah kita sendiri (Sumbar) merupakan salah satu daerah penghasil cokelat terbesar di Indonesia. Tapi sepertinya pengembangannya kurang maksimal. Kanapa yach?? Disini saya sedikit share ilmu yang didapatkan waktu menulis proposal PKM Dikti. Berikut penjelasannya.

Pada buah cokelat terdapat biji cokelat yang didalamnya terkandung lemak dengan rendemen sekitar 50-53% yang disebut dengan lemak cokelat tau Oleum cacao. Lemak cokelat ini sangat banyak digunakan oleh industri farmasi sebagai basis supositoria. Selain itu lemak cokelat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker. Harga lemak cokelat di pasar dunia mencapai US$ 5.200 per ton.

Sumbar sebagai daerah penghasil cokelat No 3 terbesar di Indonesia hanya mengolah bijinya saja untuk dijual. Biji yang dijual itupun tidak difermentasi sehingga harga jualnya menjadi rendah.

Cokelat Sumbar sebenarnya dapat diolah menjadi berbagai produk olahan cokelat seperti oleum cacao, cocoa powder dan pasta cokelat. Tidak adanya pengolahan biji cokelat di Sumbar mungkin disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang bagaimana cara mengolah biji cokelat hingga dihasilkan produk olahan cokelat yang mempunyai harga jual lebih tinggi.

Oleum cacao atau lemak cokelat bisa diisolasi dari bubuk cokelat dengan metoda solvent extraction. Berdasarkan hasil diskusi saya dengan seorang dosen di Fak.Farmasi UNAND, caranya adalah:
1) Biji cokelat di fermentasi dan dikeringkan di bawah sinar matahari. Pada tahapan selanjutnya, biji cokelat akan disangrai dengan alat penyangrai dan digiling menggunakan grinder sehingga dihasilkan bubuk cokelat.
2) Bubuk cokelat di maserasi dengan penambahan pelarut heksana dengan perbandingan 1:4, kemudian saring dengan menggunakan kertas saring hingga di peroleh filtrat. Filtrat dimasukkan ke dalam rotary evaporator pada suhu 40˚C sampai pelarutnya menguap sehingga diperoleh masa lemak cokelat yang padat.

Lemak cokelat yang didapatkan tentu harus diperikasa mutunya berdasarkan Standar Nasional Indonesia dan kemudian baru dapat dijual dan dimanfaatkan oleh industri farmasi, makanan dan kosmetik.

Pengolahan biji cokelat ini tentu dapat meningkatkan nilai ekonomi cokelat Sumbar. Tidak adanya pengolahan biji cokelat di Sumbar tentu merupakan sebuah kerugian besar.

Semoga dengan informasi ini masyarakat bisa tahu kalau buah cokelat tidak hanya sekedar menjual bijinya saja tapi juga dapat diolah menjadi produk cokelat olahan yang bernilai ekonomi lebih tinggi. Tentunya juga tidak hanya sekedar tahu tapi juga memulai untuk melakukannya.

Single Post Navigation

6 thoughts on “ISOLASI LEMAK COKELAT DARI BUBUK COKELAT

  1. Ki, ikut PKM ya…
    sukses deh, tapi harus banyak diskusi ya…

  2. smangad ya buat PKMnya ki

  3. risa wulandari on said:

    ” Rasanya kenaL d juduL ne..hehehe..
    saat.saat terindah duLu..
    Like this saaaii..
    inspirasi yang bgoes untuk dipubLikasikan.. :))
    ditunggu ide kreatif Laennya ya ki..

  4. Pingback: I blog, you blog, and we all blog « Pharmacy English Club's Zone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: